Kkl_bita nurhidayati

Relasi agama dan kesehatan (sains) dengan tepat

Kesehatan merupakan kondisi sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap individu hidup produktif secara sosial serta ekonomis. Kemudian makna dari agama sendiri yaitu sistem yang mengatur tata keimanan serta peribadatan kepada Tuhan. Secara teoritis dari pengertian keduanya maka terdapat pola hubungan yang saling mendukung.

Selanjutnya, agama serta kesehatan juga memiliki potensi untuk saling mendukung. Hal tersebut dapat dilihat melalui kegiatan berpuasa. Terdapat beberapa agama yang memang dalam ajarannya memiliki amalan ataupun perintah kepada para umatnya untuk berpuasa. Fenomena berpuasa tersebut merupakan salah satu bentuk terapi yang telah diakui oleh kalangan medis dalam meningkatkan kesehatan.

Puasa tersebut juga dapat digunakan untuk diet karena dalam penerapannya individu yang melakukan puasa harus menahan lapar serta dahaga sesuai waktu yang telah ditentukan. Dari salah satu fenomena tersebut sudah bisa dinilai bahwa antara agama dan kesehatan memiliki pola hubungan yang saling mendukung.

Oleh karena itu dalam pola hubungan kesehatan dan agama tersebut tergantung bagaimana kita melihat dan menilai fenomena yang terjadi. Setiap ajaran agama pasti menganjurkan kita untuk menjaga kesehatan,serta dalam ilmu kesehatan sendiri pasti tidak akan terlepas pada ilmu agama. Karena kedua bidang tersebut memiliki keterkaitan pola hubungan antara satu dengan lainnya. Maka hendaknya kita sebagai umat beragama selalu menjaga kesehatan dan senantiasa mendekatkan diri kepada tuhan. Hal tersebut kita lakukan agar mampu menjaga keseimbangan pola hubungan antara agama dan kesehatan.


#kkl_dr IAIN Padang Sidimpuan 2020





Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

kkl_Bita Nurhidayati

membuat papan informasi/plang tentang seberapa lama sampah dapat terurai

KKL-DR Yuli inriani. Tips pencegahan covid-19