Kkl_bita nurhidayati
Assalamualaikum.wr.wb
Pendidikan serta dakwah keagamaan Islam dengan memanfaatkan berbagai media sosial
Peranan media sosial dalam dunia pendidikan
Dalam dunia pendidikan, media sosial berperan penting agar proses komunikasi dan pembelajaran menjadi lebih efektif. Selain itu, media sosial juga dapat mempengaruhi sistem pendidikan di dalam kehidupan masyarakat. Berikut ini merupakan pengaruh media sosial dalam dunia pendidikan:
Meningkatkan kepekaan atau kepedulian
Media sosial memiliki dampak yang baik sebagai pengembangan diri khususnya meningkatkan kepekaan atau kepedulian seseorang kepada orang lain. Misalnya, seorang remaja yang sedih cenderung menulis status tentang kesedihannya, kemudian status tersebut dapat dibaca oleh semua orang.
Memudahkan dalam mencari informasi
Media sosial yang digemari para remaja ini tidak hanya menyajikan informasi berupa kehidupan pribadi seseorang saja, tetapi informasi yang disajikan mencakup luas seperti ilmu pengetahuan, berita, kisah, dan lain sebagainya. Dengan media sosial yang bersifat aksesibilitas ini memudahkan peserta didik untuk mengaksesnya melalui smartphone saja.
Menerapkan e-learning
Setiap pelajaran memiliki waktu yang terbatas. Oleh karena itu, untuk meningkatkan prestasi peserta didik perlu adanya waktu tambahan bagi peserta didik yang belum memahami materi yang disampaikan. Media sosial memiliki peran untuk menyebarkan pengetahuan melalui aplikasi virtual.
Media diskusi
Peserta didik yang terbiasa dengan teknologi akan lebih mudah melakukan diskusi untuk membahas materi yang akan dipelajarinya. Seorang peserta didik tidak memiliki keterbatasan waktu untuk berdiskusi karena media sosial dapat berlangsung kapan pun dan dimana pun.
Kegiatan diskusi tidak perlu berlangsung secara tatap muka atau bertemu. Kini diskusi dapat berjalan dengan menggunakan berbagai aplikasi seperti chat, video call, voice notes, dan lain sebagainya.
Mengembangkan keterampilan
Media sosial yang memudahkan peserta didik untuk mengakses informasi ini juga berperan penting untuk mengasah keterampilan dalam berkomunikasi. Selain itu, peserta didik juga dapat mengembangkan keterampilannya dalam menghadapi seseorang yang heterogen di media sosial.
Meningkatkan interaksi
Peran media sosial dalam pendidikan selanjutnya adalah meningkatkan interaksi baik dengan teman maupun dengan guru. Interkasi ini digunakan sebagai proses komunikasi yang memanfaatkan teknologi. Adanya media sosial ini memudahkan seseorang berinteraksi tanpa batasan ruang dan waktu.
Meningkatkan motivasi belajar
Media sosial yang memudahkan peserta didik dalam mengakses berbagai informasi ini dianggap dapat memotivasi belajar. Peserta didik lebih senang belajar dengan menggunakan e-learning dimana materi dikemas untuk mudah dipahami. Selain itu, materi disertai dengan soal-soal dan cara penyelesaiannya. Dengan kemudahan mengakses materi melalui media sosial ini dapat meningkatkan motivasi seseorang untuk belajar.
Meningkatkan prestasi
Peserta didik lebih banyak menggunakan media sosial untuk memperoleh berbagai ilmu pengetahuan dibandingkan dengan sebuah buku yang berbentuk fisik. Kemudahan dalam mencari materi berbentuk digital ini lebih banyak disukai dibandingkan pencarian secara manual di perpustakaan. Pengaruh media sosial dalam pendidikan yang satu ini adalah untuk meningkatkan prestasi. Semakin mudah mencari materi maka peserta didik akan semakin giat belajar, sehingga prestasi mudah diraih.
Memperluas ilmu pengetahuan
Media sosial tidak hanya sebagai media sosialisasi saja. Media sosial telah menjadi perpustakaan digital bagi peserta didik. Peserta didik akan lebih mudah mendapatkan materi yang dicari untuk mengembangkan dan memperluas ilmu pengetahuan. Pengaruh media sosial ini sangat bermanfaat untuk pendidikan karena berpengaruh positif.
Meningkatkan jiwa sosial
Pengaruh media sosial dalam pendidikan yang terakhir adalah untuk meningkatkan jiwa sosial. Media sosial yang bersifat universal ini memperlihatkan berbagai macam karakteristik seseorang. Media sosial seringkali dijadikan untuk berbagi pengalaman pribadi, sehingga media sosial ini dapat menjiwa sosial peserta didik.
Tips dakwah dengan media sosial
Perdalam kedekatan dengan Allah. Jangan sampai karena kita asyik di media sosial untuk niat berdakwah, kita malah lupa membangun kedekatan dengan Allah. Sesibuk apapun di medsos, sholat jamaah harus tepat waktu di masjid, dan perbanyak pula ibadah sunnah seperti Dhuha, Tahajjud, Sedekah dll.
Pahami apa kebutuhan ummat. Jika kita dapat mengerti apa yang menjadi kebutuhan ummat, kita dapat menyampaikan dakwah yang sesuai dengan apa yang menjadi keresahan mereka.
Tetapkan tujuan yang jelas. Meskipun dalam poin pertama di atas kita berusaha mengetahui kebutuhan ummat, sebagai seorang dai harus tetap memiliki tujuan yang jelas, agar tidak terombang ambing.
Perbanyak silaturahim. Dengan banyak silaturahim, maka ilmu dan wawasan kita akan dapat bertambah, sehingga pesan dakwah kita akan dapat lebih baik lagi.
Perbanyak membaca. Terutama, bacalah kisah-kisah para ulama terdahulu. Meskipun saat itu mereka belum menggunakan media sosial untuk berdakwah, namun berbagai prinsip-prinsip utama dalam berdakwah ke masyarakat tetap sangat relevan.
Mulailah dari yang terdekat. Allah sudah menegaskan agar kita melindungi diri kita dan keluarga kita dari api neraka. Dakwah dengan Media Sosial seringkali membuat pesan kita terdengar oleh orang-orang yang jauh. Itu bagus. Namun, jangan lupakan orang-orang yang terdekat dari kita
Bersabar. Ada banyak cobaan, tantangan, rintangan, halangan, dan godaan dalam berdakwah dengan media sosial. Terkadang cobaan itu berbentuk sesuatu yang panit. Namun kadang cobaan itu tampak dalam sesuatu yang manis. Bersabarlah, jangan menyerah, ambil pelajaran, mintalah nasehat pada guru dan orang terdekat, serta introspeksi diri.
#kkl_dr IAIN Padangsidimpuan 2020
Bermanfaat ilmu nya.. Makasih😊
BalasHapus